Sastra Bandingan Menurut Para Ahli

Sastra bandingan adalah studi yang mempelajari tentang teks-teks sastra yang ditulis dalam bahasa berbeda dengan terjemahan umum dan paling sederhana.

Ini adalah kajian yang berada di luar batas-batas linguistik, sastra dan budaya. Tujuannya agar dapat memahami beragam cara manusia memandang dan berhubungan antara satu dengan yang lain. Atau, belajar literatur yang ada kaitannya dengan disiplin ilmu lain misalnya: agama, filsafat dan etnis. Terkait juga dalam bentuk-bentuk seni sebagai produksi budaya misalnya: film, produk digital maupun karya yang berbeda.

Perbedaan menarik dari M. Loliee, salah seorang sarjana Perancis yang pertama mencoba sastra bandingan secara keseluruhan. Dia menggunakan kutipan bagus dari Ozanam, digunakannya untuk mengawali karyanya yaitu:

“Desain ini Luas”

Jadi sastra bandingan adalah literatur yang mempelajari tentang fitur-fitur luas dalam tulisan maupun bentuk-bentuk lain. Fokus utamanya adalah mengkaji sastra dari budaya yang berbeda bangsa, genre serta mengeksplorasi hubungan antara literatur dan bentuk lain dari ekspresi budaya. Sehingga Anda memiliki kesempatan untuk belajar teks dari berbagai gerakan sastra, periode sejarah ataupun konteks budaya. Sastra bandingan memungkinkan kita untuk merancang suatu program yang sesuai dengan minat khusus kita dengan bantuan dari bidang lain.

Bidang studi ilmu ini akan mengidentifikasi teks sastra, perjalanan genre dan transformasi melintasi ruang dan waktu. Di dalamnya mengeksplorasi hubungannya dengan sejarah, filsafat, politik dan teori sastra. Bisa dikatakan juga mengurai perbedaan literatur dengan bentuk budaya lain seperti film, drama, seni visual, musik dan media baru. Lebih lanjut lagi studi ini bergerak dalam bidang sejarah, teori sastra kontemporer dan kritik.

Definisi Sastra Bandingan

Pada dasarnya dua kosa kata itu adalah istilah yang sulit untuk didefinisikan. Kesulitan muncul dari makna yang luas dan tidak pasti. Ini meliputi disiplin ilmu dari sifat namanya yang sudah terbentuk dari kata-kata kontroversial. Kita dapat memasukkan dua atau lebih unsur pembanding secara eksklusif dalam bidang kajian ini. Dengan demikian beberapa di antaranya dapat menjadi bagian dari bidang disiplin ilmu lain. Atau, dapat kita definisikan di sini bahwa ‘Sastra Bandingan’ adalah menggabungkan dua kehidupan manusia dalam pertemuan untuk melakukan banyak hal.

Sebagaimana dijelaskan di atas, perbandingan ini tidak sama dengan metodologi dasar penulisan khusus. Dari cara itu di sini kita bisa mengelola dua sastra atau lebih dengan satu karya yang berbeda. Dengan demikian, topiknya menjadi lebih luas sudut pandangnya. Pendekatan yang paling mudah untuk mengkarakterisasi teks adalah dengan sudut pandang relatif. Yaitu dengan membebaskan diri untuk melihat karya-karya itu.

“Dari provinsialisme sempit kita harus membebaskan diri kita sendiri, kita harus berusaha untuk melihat karya masing-masing penulis secara keseluruhan, keseluruhan itu sebagai bagian dari kreativitas universal manusia dan semangat universal itu dimanifestasikan melalui dunia sastra”

Dikutip dari Buddhadeva Bose, “Comparative Literature in India” Kontribusi untuk Sastra Bandingan; Jerman dan India, Calcutta, 1973.

Masalahnya, setiap ahli memiliki pemahamannya sendiri tentang “Sastra” dan “Bandingan,” dalam menentukan makna akhir dari konsep tersebut. Sebab disiplin kita tidak memiliki karakter “standar” yang benar-benar unik. Tapi definisi paling umum akan berkembang atau dapat diterima seiring waktu pada periode praktik dan fungsi normanya. Konsekwensi paling penting ketika ahli perbandingan harus mempertimbangkan aspek multi-dimensi seperti faktor-faktor linguistik, budaya, agama, ekonomi, sosial dan historis dari masyarakat yang berbeda.

Tujuan Sastra Bandingan

Di zaman yang semakin modern, penerjemahan merupakan bagian penting dari pendekatan komparatif terhadap sastra. Demikian tujuan sastra bandingan terhadap produk budaya untuk melintasi batas-batas global, nasional dan regional dari perspektif antar budaya maupun interdisipliner. Karena saat ini kita hidup dalam masyarakat makro di mana terdapat percampuran bahasa dan sastra. Dari situlah pentingnya untuk memperluas ruang lingkup.

“Sastra bandingan adalah hubungan berbagai literatur antara satu dengan lainnya, aksi dan reaksi secara simultan atau berturut-turut, sosial, estetika atau pengaruh moral yang berasal dari persilangan ras dan pertukaran ide secara bebas.”

Dikutip dari Joseph Texte, 1898

Tujuan dari sastra bandingan bukan untuk menunjukkan karya yang lebih unggul atau mana yang lebih rendah, tetapi untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dari literatur berbeda dari berbagai negara. Sastra bandingan mempelajari pengetahuan tentang fakta, keberadaan dan kebenaran. Hal ini sebagai dasar untuk mempelajari sejarah, penalaran, budaya, diskusi dan keyakinan hidup masyarakat yang berbeda dari berbagai negara. Tak luput bidang ilmu bahasa, sastra dan cabang-cabang pengetahuan lainnya.

Contoh sastra bandingan: Misalnya “Ringkasan Serat Centhini” yang di terjemahkan dari kitab syair tahun 1814 ke bentuk prosa oleh RMA Sumahatmaka pada 1931 dan di terbitkan oleh Balai Pustaka. Dari bahasa Jawa Serat Centhini juga di terjemahkan menjadi prosa dalam bahasa Perancis oleh Elizabeth Inandiak. Inilah yang disebut sastra bandingan, karena dia mengkaji genre sastra tertentu untuk dijadikan genre lain. Hasil pikiran-pikiran seperti ini bisa untuk mempelajari zaman-zaman yang berurutan tentang jalinan rumit kemajuan manusia. Contoh lagi, banyak film Hollywood dibuat versi India sekarang.

Contoh diatas bisa jadi bahan kajian sastra lama dan modern atau mungkin paradoks. Alasan intelektual dan nilai-nilai kajian teori pendekatan ini menawarkan disiplin untuk melakukan inklusi maupun pengakuan yang lain. Dengan komitmen untuk memperdalam pengetahuan dari beberapa batas dasar budaya atau batas yang mendefinisikan ruang lingkup sejarah budaya.

Unsur dalam Sastra Bandingan

Sastra Bandingan

Unsur penulisan menggantikan pendekatan garis lurus penulis dan pembaca sekaligus ‘mendalilkan’ metode deskriptif: perlunya penerapan bukan hanya untuk menjelaskan fungsi struktur sastra bandingan saja. Tetapi juga untuk mendiagnosis aspek disfungsi sistemik dan situasi dengan keadaan luar biasa untuk membangun kembali keseimbangan secara sistemik. Dengan demikian kita bisa menggunakan aspek-aspek yang dikenal dalam perbandingan yaitu:

  1. Cerita Rakyat
    • Cerita rakyat sebagai dasar acuan kerangka kerja dalam beberapa kasus sastra bandingan sebagai hasil dari penelitian dalam hal mengelola tematologi.
  2. Tema
    • Istilah tema jika ditafsirkan secara harfiah akan mencakup berbagai kategori seperti motif, gambar, dll. Tema juga dapat mempertimbangkan semua yang dijalankan oleh berbagai faktor psikologis dan budaya untuk menetapkan aturan dan pola untuk mereka.
  3. Kritik
    • Kritik adalah faktor penting dalam bidang pengkajian. Kritik dalam karya sastra bandingan bukan berarti mencari kelemahan atau kekurangannya saja. Para kritikus juga harus memuji kualitas yang baik dari karya yamg dikaji tersebut ‘jika ditemukan’.
  4. Pengaruh
    • Sastra tidak mungkin berkembang dan terpelihara dengan sendirinya, tanpa pengaruh dari literatur asing. Contoh: Sejak zaman Majapahit pengaruh India dapat dilihat hingga sekarang dalam semua aspek kehidupan di negeri ini khususnya jawa dalam budaya, agama, filsafat dan politik.
  5. Genre atau Aliran
    • Genre adalah unsur penting dari kurikulum sastra bandingan. Ferdinand Brunetière adalah seorang pelopor yang sangat antusias pada evolusi genre ini. Menurutnya setiap jenis sastra memiliki kelahiran, masa kejayaan dan keruntuhan.
  6. Transkrip
    • Transkrip sangat berguna untuk menghasilkan persamaan dan perbedaan antara sejumlah karya-karya sastra, dan ini sangat membantu dalam bidang penelitian. Dengan demikian transkrip membantu peneliti sastra untuk mengembangkan pendekatan internasional di berbagai bidang seperti nilai-nilai sastra, ekonomi, sosial, filsafat, agama, budaya, sejarah dan artistik.

Ruang Lingkup Sastra Bandingan

Meskipun hasil kajian ini termasuk karya sastra namun ruang lingkup sastra bandingan berada di cabang terpisah. Karena studi sastra ini berkaitan dengan kebudayaan manusia seperti peristiwa yang terjadi di masa lalu beserta kesusastraanya. Ini mencakup pengetahuan tentang bidang khusus melalui karya dalam bahasa dan literatur yang berbeda. Kajian ini mempelajari karya sastra dan tradisi-tradisi lebih dari satu negara atau bahasa. Dalam ruang lingkup sastra bandingan terlahir perbedaan hubungan dengan bahasa atau studi bahasa tentang cara hidup orang-orang tertentu.

Semua hasil kajian mereka akan terlihat dalam; perilaku umum, kebiasaan, cara mereka merasakan budaya, tradisi intelektual yang dipergunakan untuk mendasari asumsi-asumsi dalam ruang lingkup sastra bandingan. Seperti, Tötösy memperkenalkan istilah berbeda yang lebih umum dalam usahanya untuk membangun kembali disiplin atas dasar cabang filsafat baru. Meskipun tampaknya mustahil untuk menemukan definisi eksklusif saat ini. Namun, secara lengkap dan mufakat sejauh semua prinsip-prinsip ini, terlebih dulu penelitian ini akan mengadopsi sebagai “varian kerja” yang disarankan oleh Claude Pichois dan André Rousseau:

“Sastra bandingan Adalah seni metodis, melalui pencarian hubungan analogi, kekeluargaan dan pengaruh; untuk membawa sastra lebih dekat ke bidang ekspresi lain, pengetahuan atau fakta dan teks-teks sastra satu dengan yang lain. Jauh atau tidak dalam ruang dan waktu, asalkan mereka milik beberapa bahasa atau beberapa budaya, memeluk bagian dari tradisi yang sama, untuk lebih menggambarkan, memahami dan merasakannya. “


Kemudian akhirnya mereka akan bersikap pada ruang lingkup dunia sastra dengan intelektual yang berbeda dalam melintasi batas-batas nasional, budaya, linguistik, perasaan dan pendapat. Dari berbagai jenis perilaku umum dan kebiasaan manusia dengan sebagai sikap yang mereka miliki antara satu sama lain. Dengan moral dan keyakinan agama apapun maka mereka berada di ruang lingkup sastra bandingan.

  • 7
    Shares

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.